Lapas Dobo Gaungkan Semangat Persatuan Lewat Upacara Hari Lahir Pancasila

  • Administrator
  • Senin, 01 Juni 2026 16:54
  • 12 Lihat
  • DAERAH

Dobo, CM – Semangat nasionalisme dan persatuan menggema di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo saat seluruh jajaran pegawai dan Warga Binaan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6). Momentum tersebut menjadi pengingat penting akan nilai-nilai kebangsaan yang terus dijaga di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Upacara yang berlangsung di lapangan Lapas Dobo itu dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Pieter J. Lessy selaku inspektur upacara, sementara Bren A. Matitale yang merupakan pelaksana pada bidang pembinaan bertindak sebagai pemimpin upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Lessy membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Ia menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tema peringatan tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, disebut menjadi penegasan bahwa Pancasila memiliki peran penting bukan hanya menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga menghadirkan pesan perdamaian bagi dunia internasional.

Menurut Lessy, Indonesia telah membuktikan bahwa keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama mampu dipersatukan dalam semangat kebangsaan yang kuat. Di tengah tantangan global dan ancaman perpecahan, Pancasila menjadi fondasi utama yang menjaga persatuan bangsa tetap kokoh.

“Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Karena itu, generasi muda harus menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Lessy saat membacakan pidato.

Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi simbol formalitas, melainkan benar-benar diterapkan dalam sikap dan tindakan seluruh elemen masyarakat, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

Menutup amanatnya, Lessy mengajak seluruh peserta upacara untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga persatuan Indonesia dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, serta semangat gotong royong.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan terus hidup dalam denyut nadi seluruh anak bangsa,” tutupnya.(CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar